Postingan

Menampilkan postingan dengan label kapitalisme

PERAN MASYARAKAT DALAM EKONOMI ISLAM

Dalam perkembangannya, sektor keuangan ekonomi Islam berkembang lebih cepat dan lebih pesat dibanding sektor riil. Semua sektor tersebut sangat membutuhkan peran masyarakat. Tanpa peran masyarakat, semua sektor tersebut tidak akan pernah berkembang optimal. Lebih tepatnya, kunci utamanya adalah kolaborasi berbagai pihak, baik pemerintah sebagai pembelanja besar, regulator dan supervisor, maupun masyarakat luas baik perannya sebagai pelaku usaha, praktisi maupun yang berperan sebagai konsumen. Peran yang optimal dari semua pihak itu tentu akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi yang luar biasa, kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakat dapat diwujudkan secara adil dan merata. Peran Masyarakat Dalam Keuangan Mikro Islam atau BMT (Baitul Mall wa Tanwil) Pelaku Keuangan Mikro di Indonesia ada yang beroperasi dengan sistem syariah dan konvensional. Lembaga keuangan mikro syariah antara lain: Koperasi/Unit Jasa Keuangan Syariah (KJKS/UJKS) atau yang dikenal juga dengan Baitul Mal wa T...

KEBIJAKAN FISKAL DALAM ISLAM

Di dalam Al-qur’an tidak memberikan perincian kebijakan fiskal. Namun, ada beberapa ajaran ekonomi dan prinsip-prinsip pengarah yang terekam dalam sunnah sebagai pengarah dan penjelasnya. Kebijakan fiskal telah ada sejak sejak zaman Rasulullah dan Khulafaur Rasyidin, dan kemudian dikembangkan oleh para ulama. Kebijakan fiskal pada zaman Rasullullah dan sahabat adalah income oriented, dimana pendapatan menjadi fokus perhatian dalam pengelolaan belanja negara. Dimana semua hasil pengumpulan negara harus dikumpulkan terlebih dahulu kemudian dibelanjakan sesuai dengan kebutuhan negara. Status harta tersebut adalah milik negara dan bukan milik individu. Pendapatan tersebut akan dikumpulkan ke Baitul Mal atau bendahara negara, kemudian akan dialokasikan pada belanja negara yag sesuai dengan kebijakan alokasi anggaran yang di tetapkan. Sumber pendapatan negara (Baitul Mal) dikelompokkan menjadi tiga kelompok, diantaranya yaitu Pertama, bersumber dari kalangan muslim (zakat, zakat fitrah,...

PERILAKU MANUSIA EKONOMI DALAM PERSPEKTIF ISLAM

Semua pekerjaan atau aktivitas dalam Islam, termasuk aktivitas ekonomi, harus tetap dalam bingkai akidah dan syari’ah. Aktivitas ekonomi dalam bingkai akidah maksudnya adalah usaha yang dilakukan oleh seorang muslim harus dimaknai dalam rangka ibadah dan sarana mendekatkan diri (taqarrub) kepada Allah swt. Sedangkan aktivitas ekonomi dalam bingkai syariah (menurut aturan Allah) maksudnya adalah, dalam melakukan aktivitas ekonomi (‘Amal al-Iqtishadi) seseorang harus menyesuaikan diri dengan aturan al-Quran dan hadis. Sebagai makhluk ekonomi, manusia memiliki akal dan pikiran untuk menciptakan barang-barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan, melakukan kegiatan ekonomi seperti produksi, komsumsi, dan distribusi. Dalam perspektif ekonomi konvensional, sektor moneter dan alam dianggap sebagai penggerak utama roda perekonomian. Sedangkan dalam perspektif ekonomi islam, fitrah manusia lah sebagai faktor utama yang menggerakkan perekonomian. Manusia diciptakan oleh Allah SWT dengan beran...

MAQHASID AL-SYARI’AH SEBAGAI TUJUAN EKONOMI ISLAM

Apa sih maqashid Syariah itu? Maqasid al-Syariah terdiri dari kata maqasid dan syariah. Maqasid al-Syariah berarti tujuan atau maksud ditetapkannya hukum-hukum Allah SWT. Allah selaku pembuat syariah memberikan kemaslahatan kepada manusia agar manusia bisa hidup dalam kebaikan dan dapat menjadi hamba Allah SWT yang baik. Tujuan akhir ekonomi islam adalah sebagaimana tujuan dari syariat islam itu sendiri (maqasid al-syariah), yaitu mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat melalui suatu tata kehidupan yang baik dan terhormat. Peran Maqashid Syariah dalam Ekonomi Islam Aturan-aturan dalam syariat tidaklah dibuat untuk syariat itu sendiri, melainkan dibuat untuk tujuan kemaslahatan. Kemaslahatan yang hendak dicapai oleh Syariah sifatnya umum dan universal, yaitu berlaku untuk semua manusia dan berlaku sepanjang waktu. Dalam perjalanan ekonomi islam tentu saja mengalami banyak perkembangan dan kemajuan. Hal-hal yang mungkin belum terpikir pada zaman dahulu, menjadi kenyataan zaman seka...

PERBEDAAN SISTEM EKONOMI ISLAM DAN SISTEM EKONOMI KAPITALIS

SISTEM EKONOMI KAPITALIS Pengertian Sistem ekonomi kapitalis adalah suatu sistem yang memberikan kebebasan yang besar bagi pelaku-pelaku ekonomi untuk melakukan kegiatan yang terbaik bagi kepentingan individual atas sumberdaya-sumberdaya ekonomi atau faktor-faktor produksi. Kapitalisme ini hasil dari pemikiran Adam Smith, Smith adalah tokoh mazhab klasik di mana para ahli ekonomi dunia menilai bahwa pemikiran mazhab klasik merupakan dasar sistem ekonomi kapitalis. Kelebihan system ekonomi kapitalis 1.         Setiap individu memiliki kebebasan dan mempuyai hak untuk memiliki kekayaan dan sumber daya produksi pribadi 2.         Inisiatif dan kreativitas masyarakat dalam kegiatan ekonomi dapat dikembangkan. 3.         Tindakannya selalu berdasarkan pada prinsip ekonomi sehingga efesiensi dan efektivitas tinggi. 4.         Karena setiap...