PERILAKU MANUSIA EKONOMI DALAM PERSPEKTIF ISLAM
Semua pekerjaan atau aktivitas dalam Islam, termasuk aktivitas ekonomi, harus tetap dalam bingkai akidah dan syari’ah. Aktivitas ekonomi dalam bingkai akidah maksudnya adalah usaha yang dilakukan oleh seorang muslim harus dimaknai dalam rangka ibadah dan sarana mendekatkan diri (taqarrub) kepada Allah swt. Sedangkan aktivitas ekonomi dalam bingkai syariah (menurut aturan Allah) maksudnya adalah, dalam melakukan aktivitas ekonomi (‘Amal al-Iqtishadi) seseorang harus menyesuaikan diri dengan aturan al-Quran dan hadis. Sebagai makhluk ekonomi, manusia memiliki akal dan pikiran untuk menciptakan barang-barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan, melakukan kegiatan ekonomi seperti produksi, komsumsi, dan distribusi. Dalam perspektif ekonomi konvensional, sektor moneter dan alam dianggap sebagai penggerak utama roda perekonomian. Sedangkan dalam perspektif ekonomi islam, fitrah manusia lah sebagai faktor utama yang menggerakkan perekonomian. Manusia diciptakan oleh Allah SWT dengan beran...