PANDANGAN EKONOMI ISLAM TERHADAP EKONOMI SOSIALIS

Sistem ekonomi sosialis adalah system ekonomi yang mana pemerintah memiliki peran penting dalam mengendalikan dan mengatur semua kegiatan ekonomi di suatu negara. Pemerintah memiliki kekusaan penuh dalam hal perencanaan, pengambilan keputusan, dan sebagai pengatur semua kebijakan yang tujuannya untuk meratakan kesejahteraan rakyat, memberi kesetaraan bagi orang miskin maupun kaya.

Mengapa system ekonomi sosialis bisa muncul? ternyata system ekonomi sosialis lahir akibat kritik terhadap system kapitalis. Pada saat itu, golongan kaya menguasai sebuah negara sehingga kaum buruh merasa tidak diperlakukan dengan adil. Pada akhirnya kaum buruh mengekspresikan rasa ketidaksukaan mereka terhadap golongan borjuis yang mementingkan dirinya saja dengan berdemo. Pada akhirnya, Karl Marx menggagas adanya system ekonomi sosialis.

Ciri-ciri system ekonomi sosialis:

  1. Pemerintah mengatur semua sumber daya produksi dan pihak individu ataupun swasta tidak mempunyai hak wewenang serta kebebasan dalam memiliki sumber daya yang ada.
  2. Adanya anggapan kesamaan status sosial, antara golongan miskin dan kaya sama-sama berhak untuk mendapatkan keuntungan dalam berusaha.
  3. Di dalam sistem ekonomi ini, pemerintah merupakan satu-satunya pihak yang berkuasa dalam merencanakan dan memutuskan suatu hal yang berkaitan dengan ekonomi.
  4. Tidak ada persaingan bebas sehingga membuat eksistensi pengusaha menjadi lebih sedikit di negara tersebut.
  5. Pemerintah merupakan pusat dalam pengambilan keputusan terhadap semua kegiatan ekonomi. Mulai dari perdagangan luar negeri, konsumsi, distribusi, dan juga investasi.
  6. Terciptanya pemerataan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
  7. Jumlah produksi menjadi terbatas, sebab semuanya berhubungan dengan kemampuan produksi dan juga kebutuhan pasar.

 

Pandangan islam terhadap ekonomi sosialis

Sebaik-baik aturan adalah aturan yang datang dari Allâh SWT Yang Maha Mengetahui kemaslahatan bagi hamba-hamba-Nya. Karenanya, Dia menetapkan syariat yang merealisasikan kebaikan bagi mereka dan menjauhkan mereka dari keburukan, di dunia maupun akhirat. Sedangkan sistem ekonomi sosialis (termasuk kapitalis dan sistem-sistem ekonomi lainnya) hanyalah gagasan manusia yang akal pikirannya terbatas dan tidak selamat dari kekurangan dan kelemahan.

Dalam Alquran telah tertulis jelas bahwa kita tidak boleh mengikuti hawa nafsu, Allah SWT sudah mengetahui akan ada sekelompok manusia yang merampas harta-harta milik masyarakat dengan dalih untuk pemerataan. Terlebih lagi, para pemegang kekuasaan kebanyakan mempunyai maksud lain.  Mereka hanya ingin menguasai sendiri aset-aset kekayaan yang dimiliki oleh  penduduk negerinya, untuk dapat mereka nikmati dan mereka pergunakan sesuai dengan kemauan (busuk)nya, di bawah slogan-slogan penuh kedustaan, kebohongan dan penipuan.

Maka dari itu, berkenaan dengan hak milik, kaum aliran social merupakan kedzhaliman dan penyimpangan dengan aturan Islam, karena aliran sosialis itu untuk kepentingan individu yang dikuasai oleh Negara

Komentar

Postingan populer dari blog ini

JENIS TRANSAKSI YANG DILARANG DALAM ISLAM